• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Monday, 23 March 2009

Penyumbat Saluran Rezeki

21:35 // by hevay // // No comments

Sebagaimana kita ketahui bahwa rezeki adalah karunia dari Allah SWT, tetapi bukan berarti kita hanya menunggu rezeki turun dari langit begitu saja. Tetap harus ada usaha dari kita untuk mendapatkannya. Terkadang rezeki begitu mudah mengalir datang kepada kita tapi dilain waktu kadang kita merasa sempit sehingga susah mendapatkan rezeki, Kenapa ini bisa terjadi?

mungkin saja apa yang kita usahakan selama ini ada hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah yang Maha Pemberi Rezeki (Ar Rozaq) sehingga saluran rezeki itu terasa tersumbat. Berikut ini ada lima hal yang menyebabkan tersumbatnya saluran rezeki kita:


  1. Lepasnya ketawakalan dari hati
    Kita sering berharap dan menggantungkan diri kepada selain Allah. Padahal kita harus yakin Allah yang Maha Pemberi Rezeki.
    “dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” ( QS.At Thalaaq: 3).

  2. Dosa dan maksiat yang kita lakukan
    So, bila rezeki terasa seret, perbanyaklah tobat dengan hati, ucapan dan perbuatan kita.

  3. Maksiat saat mencari nafkah
    Saat bekerja misalnya kita melakukan kecurangan,penipuan,korupsi atau hal yang tidak diridhoi Allah. Jadi rezeki kita tidak berkah. Ciri rezeki tidak berkah diantaranya mudah menguap untuk hal-hal yang sia-sia, tidak membawa ketenangan, dan sulit dipakai untuk taat kepada Allah serta membawa penyakit.

  4. Pekerjaan yang melalaikan kita dari mengingat Allah
    Idealnya semua pekerjaan harus membuat kita semakin dekat dengan Allah.Bukan malah kita sibuk dengan pekerjaan kita sampai melalaikan shalat.

  5. Enggan bersedekah
    Padahal dengan bersedekah rezeki kita akan semakin berlibat ganda. Seperti yang Allah janjikan dalam QS. Al Baqarah:261. "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."